Perbedaan Artikel, Opini, Feature dan Esai


Bentuk-bentuk tulisan di media massa  bisa berbentuk spot/straight news, News Story dan interpreted News. Ini bentuk tulisan dari seorang wartawan yang berbentuk nonfiksi dan berdasarkan peristiwa faktual. Tulisannya pun harus formal, singkat, padat, jelas serta memenuhi unsur 5W1H.

Sementara bagi blogger atau mereka yang bukan wartawan bisa menulis artikel, opini , esai dan Feature. So, apa perbedaan antara bentuk-bentuk tulisan ini? Begini penjelasan singkatnya.

Artikel merupakan bentuk tulisan nonfiksi yang ditulis berdasarkan data dan fakta dengan tambahan sedikit analisis serta pendapat penulisnya. Satu pokok permasalahan, satu sudut pandang keilmuan.  Menggunakan metode Deduktif atau induktif  bisa juga sebaliknya. Ini sering juga disebut bentuk piramida, artinya menulis dimulai dari hal-hal khusus terlebih dahulu baru kemudian penjelasan umum berupa rincian atau bisa sebaliknya, dari umum kemudian khusus.

Apa perbedaan artikel dengan opini? Opini adalah menulis dengan mengutamakan muatan pendapat pribadi. Sedangkan artikel, pendapat biasanya hanya saat  menganalisa fakta tandingan dari data yang sudah ada sebelumnya artinya penulis artikel membantah teori atau data sebelumnya dengan teori dan data baru.

Bagaimana dengan artikel dan esai? Esai adalah karangan prosa yang membahas suatu masalah secara sepintas kemudian diurai secara detail berdasakan sudut pandang pribadi penulisnya. Esai menganalisa dari berbagai disiplin ilmu sedangkan artikel hanya satu disiplin ilmu, keduanya sama-sama terdapat subjektifitas di dalamnya. Orang yang menulis esai harus memiliki pengetahuan luas dan khas serta unik.

Kemudian, Feature dengan berita? Berita mengutamakan fakta dan data dan peristiwa aktual sedangkan artikel berdasar data dan fakta namun belum tentu adanya peristiwa. Artikel diberi analisa opini berupa data dan fakta tandingan, berita berupa spot/straight news tidak boleh ada opini di dalamnya.

Lain halnya dengan Feature, yang ditulis berdasar data, fakta dan peristiwa aktual tetapi materinya diseleksi dengan menekankan sisi Human Interest.

Ada berapa jumlah Feature? jawabnya ada puluhan contohnya tulisan tentang manusia,binatang,tumbuhan,alam, sejarah, hantu dan lain lain. Cara menulisnya? contoh : tentang pesawat jatuh. Berita/spot newsnya adalah kecelekaan pesawat dengan uraian 5W1H, interpreted news bisa ditulis dengan mengambil sumber berita yang berasal dari maskapai, pabrik, aparat perhubungan atau keluarga korban. Sedangkan tulisan artikelnya bisa ditulis dari sisi pendapat dari pakar cuaca. Featurenya bisa ditulis dari sisi istri, anak korban, petugas SAR yang menekankan sisi human interest

Jangan lupa Esai adalah kata kuncinya analisa dari berbagai disiplin ilmu.

Perlu diperhatikan bahwa Opini dari pendapat penulis bukan analisa berdasarkan ilmu.

Catatannya adalah bahwa tidak semua wartawan bisa menulis artikel dan feature. Kemudian tidak semua penulis feature dan artikel mampu menulis esai. Penulis esai selalu bisa menulis artikel dan feature dengan baik.

Itulah sebabnya, menulis Esai itu sulit karena melibatkan karakter non teknis penulisnya.

Yang pasti, Berita itu cara menulisnya seperti berbentuk piramida atau piramida terbalik. Sedangkan artikel dan feature berbentuk balok, artinya bagian atas tengah bawah tulisan sama pentingnya.

Demikian sedikit penjelasan bagi kalian yang masih bingung membedakan jenis tulisan antara  artikel, feature, esai dan news. Lantas, Blogger masuk ke kategori mana? Blogger bisa menulis dengan khas dan gaya tersendiri yang kadang berbeda dari ke 4 hal di atas. Menulis dengan melibatkan personal touch, atau juga personal experience.

Salam share!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Yoehan Busana Merambah Bisnis Pakaian Segala Usia dan Lapisan Sosial

Dua Kodi Kartika: 4 Kunci Sukses Ika Kartika, Owner Keke Busana Muslim