Postingan

Sarinah, Jendela dan Wajah Indonesia

Gambar
Bukan orang Jakarta jika tidak mengenal tempat ini,  Sarinah.  Ya.., Semua warga Jakarta yang sudah lama bermukim di sini pasti kenal dengan tempat ini, sebagai pusat perbelanjaan ikonik Kota Jakarta. Bangunan bersejarah yang dibangun sejak awal-awal Kemerdekaan Indonesia. Nama Sarinah kembali lagi mencuat ke permukaan saat baru-baru ini terjadi peristiwa Bom yang melanda Kawasan ini. Beberapa media pemberitaan menyebut peristiwa ini dengan judul  “Bom Sarinah”.  Istilah yang Keliru, karena yang dibom bukan Sarinah-nya tapi salah satu cafĂ© yang terletak di Jalan Thamrin tidak jauh dari Gedung Sarinah. Efeknya tentu saja merugikan bagi Sarinah baik secara psikologis maupun ekonomis. Banyak warga yang mulai takut untuk berkunjung ke Sarinah karena was-was. Tapi Kini semua kembali berjalan normal, Pusat Perbelanjaan Sarinah Departmen Store setiap hari ramai dikunjungi warga, yang ingin sekedar kongkow dengan teman atau pun untuk berbelanja. **** Desain ...

Komunitas 'Sedekah Yuk' Beri Santunan Ke Yayasan Alpha Indonesia

Gambar
Rofik serahkan Sumbangan kepada Pengurus Yayasan Alpha Ramadan adalah bulan perubahan diri menjadi insan bertakwa seperti yang ditulis dalam Alquran Surah Al Baqarah ayat 183 yang berbunyi, "Hai Orang-Orang Beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa". Di bulan yang baik ini pun, semua mukmin berlomba-lomba berbuat kebaikan guna mendapat pahala berlipat ganda seperti yang Rofik dkk lakukan kemarin, Minggu, 28 Mei 2017.  Rofik dan kawan-kawan yang tergabung dalam sebuah komunitas bernama "Sedekah Yuk" mengunjungi salah satu yayasan sosial yang berada di Bilangan Pondok Ranggon (Yayasan Alpha Indonesia). Kedatangannya dalam rangka bersilaturahmi sekaligus berbagi kepada Anak-anak Yatim dan Dhuafa Binaan Yayasan Alpha Indonesia. Ada sisi menarik dari komunitas ini. Meskipun mereka bukan dari latar belakang orang 'berada' (kaya-kaya amat) tapi jiwa sosialnya terbilang tinggi. Mereka ...

Dialog Film Nasional, Antara Kearifan Lokal Versus Budaya Asing

Gambar
Ody Mulya a.ka Bang Ody Produser Film Rabu 24 Mei 2017 kemarin, bertempat di Hotel Santika Jl. KS Tubun Jakarta Barat, Pusat Pengembangan Perfilman Indonesia(Pusbang Film) bekerjasama dengan Forum Wartawan  Hiburan Indonesia (Forwan) mengadakan acara Diskusi Kelompok Terpumpun (FGD)  terkait Film Nasional dengan Tema, “Kearifan Lokal sebagai Kekuatan Film Nasional  Menghadang Penetrasi Budaya Asing.  Saya bersama empat teman Blogger (Taudariblogger) mendapat undangan khusus untuk hadir di acara tersebut  bergabung bersama dengan puluhan rekan-rekan wartawan dan tamu undangan lainya. Datang sebagai Blogger tidak membuat saya minder apalagi mati gaya, sebab beberapa wartawan di sana adalah juga teman saya, kami sering bertemu di event-event tertentu seperti  nobar  film (Gala Premier), mereka adalah wartawan hiburan yang sering meliput acara-acara film sementara saya adalah blogger film (ini sih ngaku-ngaku aja,hehehe). Sebagai blogger...

Buried, Bahwa Film Bagus Nggak Selalu Berbiaya Mahal

Gambar
Semalam entah kenapa gue bisa serius mantengin dua buah film yang ditayangkan Trans TV, dan beruntungnya dua-duanya keren. Film itu adalah yang pertama The Punisher dan kedua Buried. Kenapa gue bilang keren karena selama hampir 4 jam gue bisa menikmati dan 'membunuh' waktu  sejenak, begitulah gue biasanya menilai apakah film itu bagus apa nggak, nggak perlu dengan teori cinematografi dan istilah-istilah teknis ala-ala pengamat film. Intinya, kalau sewaktu nonton film gue nggak sering menguap, itu artinya film itu bagus begitu juga sebaliknya. Nah, dari dua film yang gue tonton semalam, gue cuma pingin ngebahas satu film yang menurut gue paling keren dan berkesan yaitu Buried (terkubur). Film yang berhasil bikin gue terpaku sebentar sesaat setelah berakhir. Sampai-sampai gue harus memutar ulang tayangan endingnya yang so sad and tragic, tragis dan sedih banget, kebetulan tv di rumah pakai usee Tv (bukan iklan) jadi bisa di replay (puter ulang).  Bagi yang b...

Duet Kocak Tora Sudiro dan Ricky Harun di Film Demi Cinta

Gambar
Ada pepatah Inggris mengatakan, "don't judge a film by Its the Tittle. Itu betul, contohnya film yang semalam saya tonton berjudul "Demi Cinta". Judul film ini berhasil mengecohku, aku kira film ini tentang romantisme anak remaja kayak beberapa film Indonesia lainnya, ternyata bukan, ini film komedi ringan yang nggak mesti elo analisa layaknya pengamat film, ini murni hiburan remeh temeh ala Tora Sudiro dengan gaya cuek tengilnya dan Ricky Harun yang ganteng tapi culun. Film karya sutradara Azhar Kinoi Lubis ini sedikit berbeda dibanding film komedi Indonesia lainnya karena mengangkat kisah atau potret masyarakat kelas bawah yang tinggal di rusun sederhana. Memang ada sedikit romantisme picisan tapi hanya sekedar bumbu saja. Menonton film ini elo bakal dijamin ngakak dan terpingkal. Cocok buat kalian yang butuh refresing nggak terlalu dramatisir. Dan satu lagi jangan berharap mendapat pesan moral di film ini. Its just for laugh....and sekali lagi aku bilang, janga...

Nobar Film "Cek Toko Sebelah" Bareng Ibu Happy Djarot

Gambar
Selesai kegiatan di Hotel Hilton Double Tree di Bilangan Cikini, saya lansung meluncur naik TJ ke Blok M. Pasalnya, saya mendapat undangan dari Marcel, salah seorang pengurus Komunitas Banteng Muda untuk acara nonton bareng film "Cek Toko Sebelah". Pukul 1 lewat 30 menit siang, saya sampai di pelataran Blok M Square. Bergegas saya menuju lantai 3, XXI Blok M Square tempat acara nonton bareng dilaksanakan. Di sana masih sepi belum terlihat kesibukan panitia akhirnya  saya puter badan menuju ke Musolah tidak jauh dari lokasi untuk sholat Duhur.

Promise, Film Romantis Awal Tahun

Gambar
Membuka tahun 2017, Rumah Produksi Screeplay Films dan Legacy Pictures merilis film drama terbarunya berjudul "Promise". Ini merupakan film keempat mereka setelah produksi film I Love You From 38000 Feet. Film arahan sutradara Asep Kusdinar ini mengambil lokasi syuting beberapa daerah di Milan, Italia, seperti di Bellagio, Danau Como serta beberapa lokasi eksotik  di Indonesia diantaranya Daerah Hutan Kalibiru, Kulonprogo, Yogyakarta, dan Hutan Pinus Kragilan, Magelang. Beberapa aktor yang bermain antara lain Dimas Anggara, Amanda Rawles, Mikha Tambayong, Boy Williams, Ricky Cuaca, Mawar De Jong. Bagi Dimas, film Promise adalah film ketiganya di Screeplay Films setelah Magic Hour dan London Love Story. Dimas akan berperan sebagai Rahman, anak seorang kyai pengasuh pesantren di jawa. Film ini akan tayang pada 5 Januari 2017 di seluruh bioskop Tanah Air.  Pemeran Film Promise (ki-ka), Amanda Rawles, Dimas Anggara, Mikha Tambayong dan Boy Williams) Cerita Singkat...