Dua Kodi Kartika: 4 Kunci Sukses Ika Kartika, Owner Keke Busana Muslim


Ki-ka : Rendy Saputra, Bunda Ika, dan Ali Eundia

Banyak orang sukses namun hanya sedikit orang yang bisa menjadi "sukses mulia", meminjam istilah seorang motivator Andal, Jamil Azzaini. Sukses itu identik dengan hanya pencapaian personal atau pribadi tapi Sukses mulia ada spirit berbagi didalamnya. Sukses bukan untuk dirinya saja namun berusaha berbagi kesuksesan untuk banyak orang yang dalam bahasa agama disebut Ghoni al mughni.

Ika Kartika salah satu contohnya, Founder Keke Busana, Usaha Bisnis Busana muslim ternama di Indonesia. Sosok pejuang yang berangkat dari keterbatasan, hanya menjual dua kodi pakaian hingga saat ini bukan hanya dua tapi jutaan kodi.


Dikisahkan, pada tahun 1998 krisis moneter melanda Indonesia, banyak perusahaan gulung tikar,termasuk perusahaan tempat suami Ika Kartika bekerja. Dalam ekonomi serba sulit, Ika mencoba berjualan pakaian , waktu itu, Ia bukanlah siapa-siapa, dengan modal 40 lembar (2 kodi) pakaian, Ia berkeliling menjajakkan pakaiannya di Pasar Tanah Abang.

Itu dulu, kini apa yang kita lihat jauh berbeda, melalui sentuhan tangan dinginnya, Keke Busana berubah menjadi produsen busana muslim terkemuka di Indonesia. Efek sosialnya, membuka lapangan kerja bagi lingkungan sekitarnya.

Kira-kira apa kunci suksesnya? Ini hasil review buku dan film dokumenternya berjudul dua kodi Kartika, The Heritage of Love, cekidot!!
***


Kamis malam (1/9), Hall XXI Epicentrum Jakarta sesak dipenuhi orang yang berbusana warna merah, banyak yang  berbusana muslim, ada dewasa, remaja dan anak-anak. Ada acara apa ya..? Rupanya malam itu akan ada pemutaran film dokumenter. Saya dan beberapa rekan blogger TDB juga ikut hadir. Film dokumenter yang berjudul "Dua Kodi Kartika", produksi Inspira pictures.

Film Dua Kodi Kartika berkisah tentang  seorang wanita biasa yang melakukan cara luar biasa, seorang pejuang keluarga yang memiliki spirit cinta. Sosok itu adalah Ika Kartika. Founder & Owner Keke Busana,  perusahaan busana muslim. Bunda Ika biasa dipanggil, membangun usahanya mulai dari nol (zero). Yang pada mulanya hanya usaha keluarga sekarang menjadi  organisasi perusahaan yang dikelolah dengan profesional dengan melibatkan inovator-inovator muda.

Salah satu inovator tersebut  bernama Rendy Saputra. Anak muda kelahiran Bandung. Memiliki naluri bisnis yang tajam, penuh semangat serta bertalenta ini diberi tanggung jawab mengembangkan perusaah Keke Group. Dengan sentuhan ilmu manajemen yang dimilikinya dalam tempo lima tahun Keke (dari bahasa Sunda, Keukeuh artinya Pantang mundur) sukses menjadi brand terkemuka di Indonesia.

Atas inisiatif Rendy pula, film dokumenter Dua Kodi Kartika berhasil dibuat dan ditayangkan.Film sederhana namun inspiratif. Memang diakui film tersebut masih ada kekurangan dalam cinematografinya, namun yang patut diapresiasi adalah pada kekuatan ceritanya. Sederhana, tapi penuh pesan bermakna. Kenapa? Karena kisahnya real dan dekat dengan kehidupan kita sehari-hari.

Soal film dokumenter ini Bunda Ika  mengatakan bahwa maksud pembuatan film ini adalah untuk berbagi kebaikan dan inspirasi bagi banyak orang. Kata Rendy, sebenarnya bunda Tika ini tidak biasa menampilkan diri (ekspose diri), Ia lebih senang dibelakang layar membesarkan merk Keke.
"Nggak ah, ente aja. Ane (saya) mah ngurusin Keke aja." kata Bunda Ika pada Rendy yang dikutip dari buku Dua Kodi Kartika.

Sebelum film ini dilaunching, Rendy sudah terlebih dahulu menulis dan menerbitkan buku yang berjudul sama. Buku yang memuat 40 kisah dan pelajaran yang didapatkan Rendy selama bersama bunda Tika. Kenapa diberi judul 2 Kodi Kartika, alasanya kata Rendy, bahwa pencapaian Keke saat ini berawal dari sebuah keterbatasan, hanya bermodal 40 potong pakaian, Bunda Tika memulai bisnis ini. Dari situ, kemudian perlahan berkembang menjadi pemasok busana muslim terkemuka di Indonesia.

Setelah membaca buku dan menonton filmnya, saya mencatat paling tidak ada 4 kunci sukses Ika Kartika ,yakni :

Pertama, Kekuatan mimpi
Ika Kartika memiliki mimpi sederhana yakni agar anak-anaknya kelak bisa mengenyam pendidikan yang layak. Memberikan kesempatan kepada anak-anaknya meraih pendidikan terbaik di luar negeri. Selain itu, Bunda juga ingin memberdayakan warga sekitar yang didominnasi oleh ibu-ibu agar mereka bisa menghasilkan dan membantu ekonomi keluarga mereka.

Kedua, keampuhan kerja keras
Kerja keras yang dibarengi kerja cerdas akan menghasilkan lompatan besar. Seperti itulah saya menilai Bunda Ika bersama timnya dalam membangun Keke. Diceritkan dalam filmnya, Ia sampai rela tidur beralaskan tumpukan karung dan kain lembur untuk menyelesaikan pesanan pelanggan. Atau suatu ketika saat Keke masih dirintis, Bunda bersama suaminya, harus pulang pergi ke Tanah Abang mengendarai motor bebek bututnya untuk membeli bahan dan menawarkan pakaian.

Membangun keke busana bukan seperti membalikkan telapak tangan. Tapi sebaliknya, merupaka hasil kucuran keringat dan air mata. Mulai merintis usaha sejak 1998, bukan waktu singkat tentunya. Jatuh bangun itu sudah pasti. Namun, lagi-lagi hukum Tuhan tidak pernah meleset, "man jadda wajada"... Siapapun yang bekerja keras akan berhasil.

Ketiga, Tata kelola yang baik (manajemen)
Sebaik apapun niat baik, jika tidak dikelolah dengan cara yang baik, hasilnya pasti nihil. Kesadaran inilah yang dimiliki oleh Bunda Ika, dengan merekrut konsultan manajemen bisnis. Keputusannya mengajak konsultan bisnis muda, Rendy adalah keputusan strategis.

Kempat, kehebatan Cinta
Dua Kodi Kartika adalah kisah perjuangan seorang perempuan yang cinta kepada keluarga. Namun tidak sekedar cintanya pada keluarga saja, Bunda juga menebar cinta dan kebaikan untuk warga Bojong. Memberdayakan ibu-ibu rumah tangga di sekitaran Bojong. Inilah makna dari yang disebut SUKSES MULIA, kalau bisa mensukseskan orang lain, kenapa harus sukses sendiri? Sekian.....
Blogger berpoto bareng Bunda Ika Kartika (tengah),Owner Keke Busana




Film Dokumenter Dua Kodi Kartika (2016)

Produksi : Inspira Picture
Sutradara : Ali Eundia dan Miftahuddin
Exc Produser : Rendy Saputra

Komentar

  1. assalamualaikum mas hatta, kenalkan saya arif seorang blogger lampung timur, postingan nya sangat inspiratif banget ini mas. Saya jadi pengen lihat film dan juga membaca bukunya sendiri... bisa didapt dimana ya film dan bukunya? bloggerlampungtimur.blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam mas arif, filmnya hanya tayang di komunitas mas, kalau buku bisa dicek di gramedia. Oiya, informasi bisa wa saya di 087877903488

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Yoehan Busana Merambah Bisnis Pakaian Segala Usia dan Lapisan Sosial

Perbedaan Artikel, Opini, Feature dan Esai